Diduga Penerimaan Rombel di SMPN Bekasi Melanggar Aturan

18 Juli 2018 
46

BEKASI - Meski sudah melaksanakan kegiatan belajar mengajar, Dinas Pendidikan masih gusar atas banyak opini pelanggaran di rombongan belajar (rombel). Seharusnya satu rombel hanya 38 siswa akan tetapi dibuka menjadi 40 siswa.

"Itu sudah pelanggaran. Karena Permendikbud sudah menganjurkan satu rombel SMP negeri hanya 38 siswa. Tapi di Kota Bekasi malah 40 siswa," kata pakar pendidikan dari LSM Sapulidi, Kobul Imam.

Dalam peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan no 17 tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat TK, SD, SMP, SMA dan sederajat mengatur jumlah siswa setiap rombel. Sehingga aturan itu seharusnya dijalankan setiap daerah. "Kenapa Kota Bekasi beda sendiri," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah membantah telah menambahlan jumlah setiap rombel SMP negeri. "Pendaftaran PPDB online sampai dengan dua tahap sudah selesai, jumlah peserta tiap rombel tetap 38 siswa tidak bertambah," katanya.

Inay menjelaskan, pihaknya telah menyerahkan nota dinas pelaksanaan PPDB online kepala Penjabat Wali Kota Bekasi, Ruddy Gandakusumah pada Senin (16/7/2018). Dalam nota tersebut pihaknya pun turut meminta solusi atas sisa siswa didik pendaftar SMP Negeri yang tidak lolos dalam seleksi PPDB online tahap kedua.

NCT


comments