Partisipasi Pemilih di Pilkada Kota Bekasi Terancam Jeblok

23 April 2018 
74

 
BEKASI - Usai penetapan jadwal libur lebaran oleh pemerintah pusat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi dibuat kalang kabut. Sebab, jadwal libur lebaran berdekatan waktunya dengan jadwal waktu pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) Kota Bekasi, 27 Juni 2018 mendatang.
 
Komisioner KPU Kota Bekasi, divisi perencanaan dan data Syafrudin mengatakan, dikhawatirkan partisipasj masyarakat akan turun untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). 
 
Dia memprediksi, karena libur lebaran berdekatan dengan waktu pencoblosan maka warga lebih memilih untuk mudik. Makanya, Syafrudin berharap adanya perubahan libur lebaran oleh pemerintah pusat. "Kami juga sudah surati KPU pusat seperti untuk rekomendasi jadwal libur," ucapnya.
 
Perubahan jadwal libur yang dimaksud Syafrudin adalah pergantian dengan memperpanjang agenda libur sebelum perayaan Idul Fitri. Sementara usai lebaran di perpendek waktunya. "Dengan rekayasa itu masyarakat Kota Bekasi yang tengah pulang kampung memiliki rencana waktu luang untuk mendatangi TPS," ucapnya.
 
Syafrudin mengaku, target partisipasi pemilih pada Pilkada Kota Bekasi mencapai 70 persen. Sebab, dalam partisipasi pemilih pada Pilkada Kota Bekasi tahun 2012 lalu, hanya 49 persen. Sedang partisipasi Pilgub 2013 hanya 43 persen.
 
Dan saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi sudah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pilkada Kota Bekasi, 27 Juni 2018 mendatang. Total DPT mencapai 1.434.351 pemilih. 
 
Dari jumlah DPT yang ditetapkan terdiri dari  kalangan laki-laki sebanyak 714.687 pemilih, dan kalangan perempuan sebanyak 720.664 pemilih. Sisanya, 1.021 orang pemilih dari unsue disabilitas.
 
NCT


comments