Bocah Belasan Tahun di Pukul dan Diarak Telanjang

12 April 2018 
98

BEKASI - Dua anak berusia belasan tahun menjadi korban persekusi di Kampung Rawa Bambu Besar, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara. Pasalnya, dua bocab berinisal AJ dan HL diarak sambil ditelanjangi dan dipukuli. Atas kejadian itu pihak keluarga melaporkan kekerasan tersebut ke Polres Metro Bekasi Kota, Kamis (12/4/2018).

/ Kuasa hukum korban, Ruri Arifroyanto mengatakam, peristiwa persikusi itu terjadi pada Minggu (8/4/2018), ketika HL 13, dan AJ, 12, diajak nongkrong oleh rekannya berinsial RL, 14. Tiba-tiba HL mencuri sepotong jaket yang sedang dijemur warga. "Tapi aksinya ketahaun si pemilik jaket," katanya Kamis (12/4/2018).

/ Ruri yang juga sebagai anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi menambahkan, karena aksi HL ketahuan dia langsung melarikan diri. Sontak dua rekannya yakni AJ dan RL terkejut melihat HL kocar kacir. "Akhitnya AJ dan RL ikut lari. Tapi keburu ketangkap warga," ujarnya.

Kedua bocah yang tertangkap kata Ruri harus menerima kemarahan warga. Mereka dipukuli hingga pakaiannya dilucuti. Bahkan, oleh warga keduanya diminta menunjukan rumahnya yang ada di Jalan Albahar RT 01 RW 01, Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara Kota Bekasi. "Jadi korban diarak dengan telanjang sejauh 300 meter," jelasnya.

Melihat anaknya dibuat tidak manusiawi, kata Ruri, pihak orangtua langsung melaporkan kejadian tersebut ke KPAI. Dan baru Kamis (12/4) siang laporan itu diteruskan ke pihak kepolisian. "Yang melapor hanya orangtua AJ. Dua rekannya belum melapor. Tapi dalam surat laporan itu sudah menyebutkan nama-nama mereka," imbuhnya.

Laporan itu kata Ruri ditunjukan kepada seseorang yang bernama Nur atas kasus kekerasan anak. Pria itu diketahui yang memukuli dan melucuti pakaian dua korban. Korban AJ sudah melakukan visum atas luka lebam yang dialaminya. "Tapi kalau rekannya HL sudah diungsikan oleh sanak keluarganya. Tapi dari keluarga RL saya belum mendapat kabar," ujarnya.

NCT


comments