Trase Diubah Demi Tujuan Ekonomi

11 April 2018 
34

BEKASI - Kepala Bidang Infrastruktur da Pengembangan Wilaya pada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Yudi Saptono menyampaikan, hingga saat ini Detail Enginering Design (DED) terkait perubahan trase kedua tol layang Becakayu belum sampai ke tangan pemerintah Kota Bekasi. Namun, dengan perubahan trase ini tujuan utama pembangunan Tol Becakayu tetap terlaksana. 

 

"Rencana awal pembangunannya adalah untuk menghubungkan warga Jakarta-Kota Bekasi-Kabupaten Bekasi. Di Kota Bekasi trase Becakayu diharapkan bisa menghubungkan antara wilayah Barat hingga warga yang ada di wilayah utara Kota Bekasi hingga wilayah Kabupaten," jelas Yudi, Selasa (11/4).

 

Yudi menjelaskan, warga di wilayah Utara bisa menggunakan Becakayu yang ada di dekat Tambun. Sebab tujuan adanya ramp off dan ramp on di wilayah itu adalah untuk menarik warga yang tinggal di daerah Rawa Kalong, Bekasi Utara hingga Tambun beralih ke ruas jalan tol tersebut. 

 

“Karena ini upaya untuk memecah kemacetan yang ada di ruas tol Jakarta-Cikampek,” tandas dia. 

 

Pembangunan rute trase kedua tol layang Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) rencananya akan diubah. Selain berbeda dari rencana awal, ramp off (pintu keluar) terakhir tol layang tersebut pun lebih panjang. Perubahan trase bukan melalui Jalan Raya Kemakmuran. Perubahan trase jalan tol layang tersebut melalui Jalan M. Hasibuan - Jalan Chairil Anwar - Jalan Raya Kalimalang hingga Grand Wisata, Tambun. Adapun, rute jalan tol layang Becakayu yang dibangun di wilayah Kota Bekasi sepanjang 12 kilometer. 

 

 

NCT


comments