Ratusan Ribu Orang di Bekasi Pilih Bekerja di UMKM

08 April 2018 
55

BEKASI - Sebanyak 410 ribu orang memilih bekerja di Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Bekasi. Sebab, saat ini jumlah usaha kecil tersebut sudah mencapai 203 ribu usaha yang tersebar di 12 kecamatan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi akhir tahun 2016, jumlahnya mencapai 203 ribu UMKM itu bergerak di perdagangan 89.693 UMKM, kemudian penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum sebanyak 47.215 UMKM, industri pengolahan sebanyak 12.988 UMKM dan jenis aktivitas lainnya
sebanyak 53.104 UMKM.

"Dari 203 ribu UMKM yang terdata hanya 2.186 usaha yang masuk binaan Dinas Koperasi," kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Kota Bekasi, Karto.

Karto menambahkan, dari 2.186 usaha itu terbagi dari kategori makan-minum sebanyak 1.234 usaha, fesyen 143 usaha, aksesoris 62 usaha, kerajinan tangan 133 usaha, kerajinan kulit santadoges (sandel, tas, dompet dan gesper) sebanyak 93 usaha, ikan hias 122 usaha, bordir 138 usaha, boeka 143 usaha, furniture 93 usaha dan batik 25 usaha. 

Sejauh ini kata Karto, 2.186 UMKM yang dibina, ternyata mampu menyerap sebanyak 6558 tenaga kerja. Dan Karto mengklaim, jumlah itu akan terus bertambah. "Kalau melihat perkembangan UMKM maka bisa ada kemungkinan penyerapan tenaga kerja akan terus bertambah," ujarnya.

Sejauh ini diakui Karto, beragam strategi pemasaran untuk mengembangkan sayap pelaku UKM sudah dilakukan. Sebab, pemerintah sifatnya memediasikan dan mendukung perkembangan usaha kecil menengah tersebut. 

Salah satunya, kata Karto penyediaan lahan, lembaga pemasaran, pengembangan jaringan kemitraan usaha yang bersifat online. Terutama untuk komuditas unggulan berdaya saing tinggi. "Kami melakukan pemberdayaan jaringan untuk mendongkrak pertumbuhan usaha kecil menengah," tutupnya.

 

NCT

 

 


comments