Anggaran Perbaikan Ruang Kelas Tahun 2018 Terjun Bebas

16 Januari 2018 
178

BEKASI - Biaya pembangunan ruang kelas baru untuk Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kota Bekasi terjun bebas. Rencananya, anggaran sebesar itu dipaksakan untuk membangun 13 bangunan SDN dan lima bangunan SMPN.
 
Padahal, tahun 2017 lalu, alokasi dana yang dikucurkan untuk pembangunan 29 SDN dan tujuh SMPN itu mencapai Rp 59 miliar. Itu artinya, tahun ini biaya pembangunan ruang kelas baru terpangkas Rp 40 miliar.
 
"Kita hanya disetujui 18 kegiatan pembangunan di APBD 2018. Rinciannya, untuk pembangunan 13 unit bangunan SDN dan lima bangunan SMPN," kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, Dadang Ginanjar.
 
Meski begitu, Dadang mengaku, pemerintah berencana akan membangun RKB untuk 155 SDN dan 38 SMPN lagi. Seluruh rencana pembangunan itu, kata dia, berdasarkan pengajuan dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi ke dinasnya. Dia optimis, seluruh pembangunan tersebut akan rampung dua tahun lagi. “Penyelesaian proyek tersebut akan kita masukan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023,” ujarnya.
 
Seperti yang diketahui, saat ini Pemerintah Kota Bekasi mencatat ada sekitar tujuh proyek pembangunan yang dibiayai menggunakan skema anggatan tahun jamak 2017-2018. Di antaranya adalah pembangunan kantor Polrestro Bekasi Kota, kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bekasi, gedung khusus dinas teknis, kantor Dinas Perhubungan dan tiga tower rumah susun sederhana sewa (rusunawa).
 
 
NCT


comments