Ribuan Guru Mengaji Bergaji Rp 200 Ribu per Bulan

07 Januari 2018 
249

BEKASI - Diam-diam ribuan tenaga pengajar agama Islam (guru mengaji) di wilayah Kabupaten Bekasi hanya menerima uang intensif sebesar Rp 100 ribu per bulan. Dan baru tahun 2018 ini pemberian dana intensif bakal dinaikan menjadi Rp 200 ribu.

"Seluruh pembayaran dilakukan melalui transfer rekening ke bank yang bersangkutan," kata Kepala Bagian Kesejahteraan dan Sosial (Kesos) pada Sekretariat Pemerintah Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna.

Iyan menambahkan, pemberian dana insentif ini sudah dibahas dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (R-APBD) 2018 pada November 2017 lalu. Disitu pemerintah daerah dan legislator menyepakati untuk menaikan uang insentif mereka demi kesejahteraannya.

Menurutnya, kenaikan uang insentif ini disesuaikan dengan postur keuangan daerah. Sebab berdasarkan data dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, setidaknya ada 5.000 orang yang akan menerima uang insentif tersebut.

Sebenarnya, kata Iyan, awalnya uang insentif guru ngaji di wilayah setempat dari pemerintah daerah hanya Rp 100.000 per bulan, sedangkan marbot masjid Rp 50.000 per bulan, lalu imam masjid Rp 75.000 per bulan. Dengan adanya kenaikan ini, maka uang insentif mereka bertambah. "Insentif guru ngaji dan imam masjid menjadi Rp 200.000 per bulan, sedangkan marbot masjid menjadi Rp 150.000 per bulan," katanya.

Meski kenaikan terbilang kecil, tapi kata Iyan, hal itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warganya. Di sisi lain, mereka sebetulnya juga mendapat honor dari masyarakat secara sukarela dengan besaran bervariasi dari Rp 200.000 sampai Rp 300.000 per bulan. "Sebetulnya kenaikan insentif dari daerah sudah dilakukan sejak Juli 2017 lalu, dan tahun 2018 kita naikan lagi," tutupnya.

 

NCT

 


comments