Honor Pesapon di Bekasi Terancam molor

03 Januari 2018 
37

BEKASI - Upah tenaga Pesapon di Kota Bekasi bakal kembali terkatung-katung. Sebab, pemberian honor di awal tahun 2018 ini kabarnya baru akan dicairkan dua bulan kedepan.
 
"Masih menunggu Surat Keputusan (SK) sebagai petugas harian lepas (PHL). Kalau sudah SK turun baru akan diberikan honornya," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Jumhana Luthfi.
 
Luthfi menambahkan, SK PHL itu diberikan setiap satu tahun sekali untuk seluruh pesapon. Sehingga, untuk kekuatan hukum pencairan honor, hanya dengan menunjukan surat penerbitan SK. "Kalau belum ada SK bagaimana bisa mencairkan gaji," ujarnya.
 
Untuk jumlah pesapon di Kota Bekasi, kata Luthfi sebanyak 1287 petugas. Mereka di pekerjakan menggunakan dua shift yakni pagi dan malam. Sejauh ini, mereka menjadi ujung tombak kebersihan di sejumlah ruas jalan-jalan milik KOta Bekasi.
 
Meski begitu, kata Luthfi, untuk honor pesapon di bulan Desember 2017 sudah diterima. Namun, untuk periode Januari hingga kedepannya, masih belum bisa ditaksir. Sebab, pencairan dari bagian keuangan tetap harus memenuhi prosedur. "Karena proses pencairan itu menunggu administrasi yang ada di bagian keuangan," imbuhnya.
 
Perlu diketahui, honor untuk seluruh tenaga pesapon tahun 2017 sebesar Rp 2.5 juta. Kabarnya tahun 2018, honor petugas kebersihan itu akan dinaikan sama dengan Upah Minimum Pokok (UMP) Kota Bekasi tahun 2018.
 
 
NCT
 


comments