Masih Ada 65 Ribu Jiwa Belum Rekam e KTP

04 Desember 2017 
13

BEKASI - Sepertinya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcasip) Kota Bekasi kesulitan untuk mengejar target perekaman e-KTP sampai akhir tahun 2017. Pasalnya, sampai saat ini masih ada 60 ribu warga Kota Bekasi yang belum melakukan perekaman KTP.

“Sebenarnya seluruh data itu sudah ada di Mendagri. Tapi harus kami verifikasi ulang. Sehingga mereka harus masuk daftar belum merekam e-KTP,” kata Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi, Jamus.

Jamus menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan jemput bola kepada warga yang sama sekali melakukan perekaman. Apalagi, data warga nantinya akan dipakai untuk pemilihan umum (Pemilu) baik tingkat Kota maupun Jawa Barat.

Hanya saja, kata Jamus, program jemput bola tidak sepenuhnya membuahkan hasil. Hampir kebanyakan warga yang dihampiri tidak berada di tempat. Termasuk saat ini ketersediaan blanko masih sangat kecil yang diberikan pemerintah pusat. “Banyak warga yang menanyakan ketersediaan blanko setelah melakukan perekaman,” katanya.

Untuk itu, pihaknya kata Jamus, sudah meminta agar pihak kelurahan membantu memfasilitasi perekaman e-KTP. Sebab bila hal tersebut tidak dilakukan, maka target percepatan perekaman e-KTP tidak dapat terealisasi. “Kami pun minta bantuan agar warga yang belum merekam dikumpulkan jadi satu, kapan waktunya bisa disesuaikan nanti pihak kami yang datang. Jangan kayak sekarang, staf sudah siaga tapi tidak ada warga yang datang merekam identitas,” jelasnya.

 

NCT


comments