Upah Kota Bekasi Diperkirakan Tembus Rp 3.9 Juta per Bulan

06 November 2017 
393

BEKASI - Diperkirakan Upah Miminum Kota (UMK) tahun 2018 meningkat Rp 313.343. Penambahan itu terhitung dari kenaikan inflasi dan Produk Domestic Bruto (PDB) yang mencapai 8.7 persen. Sehingga UMK tahun depan ditaksir mencapai Rp 3.914.993 per bulannya.

“Pehitungannya, kenaikan inflasi dan PDB mencapai 8.7 persen. Kalau dikalikan dengan UMK 2017, yang besarnya Rp 3.601.650 maka bisa capai Rp 3.914.993 per bulan,” kata Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, Sudirman.

Sudirman menambahkan, penambahan besaran UMK tahun 2018 itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 78 tahun 2015 tentang pengupahan. Dalam aturan itu tertuang untuk kenaikan disesuaikan dengan angka pertumbuhan inflasi dan PDB daerah. Sehingga ditemukan angka 8.7 persen pertumbuhan bisnis ekonomi di Kota Bekasi tahun 2017.

Hanya saja, kata Sudirman, penambahan nominal UMK ini baru akan dibahas oleh Dewan Pengupahan Kota Bekasi yang dijadwalkan pada Selasa 7 November 2017 (hari ini. Red). “Selasa (hari ini) baru akan dibahas kenaikan ini,” imbuhnya.

Meski begitu, kata Sudirman, kenaikan itu diperkirakan tidak akan mengubah peringkat upah Kota Bekasi di Jawa Barat. dengan catatan penghitungan itu sesuai dengan aturan yang ada. “Dikarenakan seluruh kabupaten/kota mengacu pada persentase tersebut, maka tidak akan ada perubahan peringkat besar UMK. UMK Karawang akan tetap menjadi yang tertinggi di Jabar dan Kota Bekasi akan tetap berada di peringkat dua,” tandasnya.

 

NCT


comments