Pemberlakuan Tol Becakayu Terkesan Dipaksakan

09 Oktober 2017 
37

BEKASI - Rencana pengoperasian Tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) terkesan dipaksakan. Padahal, rencana pembangunan fase kedua yang diusulkan Pemerintah Kota Bekasi hingga sekarang belum putus.

"Belum final. Masih dalam pembahasan untuk pemindahan lintasan pada pembangunan fase kedua seperti yang diusulkan Pemerintah Kota Bekasi," kata Ketua Dewan Transportasi Kota Bekasi, Harun Alrasid.

Seperti yang diketahui, pembangunan fase kedua di Tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) awalnya akan melintas melalui Jalan KH Noer Ali, Jalan Ahmad Yani, Jalan Ir H Juanda hingga Jalan Agus Salim. Namun, Pemerintah Kota Bekasi meminta usulan lintasan Tol Becakayu di rubah karena mengganggu estetika perkotaan.

Dalam usulan perubahan itu, pemerintah daerah berkeinginan Tol Becakayu melintas melalui Jalan KH Noer Ali, Jalan Hasibuan, Jalan Kemakmuran, Jalan Ir H Junda, hingga Jalan Agus Salim. Rencananya, pembangunan fase kedua itu dimulai tahun 2018, mulai dari Jakasampurna Bekasi Barat sampai Jalan Raya Agus Salim, Bekasi Timur sepanjang 9.2 kilometer.

Harun menambahkan, permohonan perubahan lintasan Tol Becakayu itu sudah dibahas. Kemungkinan sekarang ini tinggal menunggu finalisasi saja. "Karena pemerintah daerah menilai jalur yang melintas di Jalan Ahmad Yani bisa mempengaruhi wajah kota," imbuhnya.

 

NCT


comments