Normalisasi Sungai di Bekasi Terkesan Dipaksakan

03 Agustus 2017 
17

BEKASI - Rencana normalisasi saluran sungai diperkirakan berjalan tidak efektip. Pasalnya, untuk menormalisasi sebanyak 15 sungai di Kota Bekasi dikejar sampai dua bulan atau dipercepat untuk menghindari musim hujan.

"Ada beberapa faktor yang menghambat proyek normalisasi saluran. Salah satunya adalah kesadaran masyarakat yang dianggap kurang menjaga kebersihan, sehingga saluran banyak dipenuhi sampah," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Ada 15 saluran besar kata Tri yang akan dinormalisasi di tahun 2017. Salah satu diantaranya, saluran Kapuk, Kali Cakung, aliran Kali Rawalumbu, Kali Sunter, Kali Bekasi, anak Kali Blencong dan sebagainya. Delapan saluran besar tersebut telah rampung dinormalisasi sejak Januari hingga Juli. 

Sedangkan tujuh saluran lainnya masih dalam tahap pengerukan lumpur. “Normalisasi merupakan salah satu cara untuk mengantisipasi ancaman banjir. Selain mengeruk sedimen lumpur, petugas juga membersihkan sampah yang mengapung di saluran,” jelas Tri.

Kini, kata Tri, tim khusus normalisasi telah kerja ekstra karena saluran dipenuhi berbagai macam sampah seperti plastik, sterofoam, kayu dan sebagainya. Dia mencontohkan, pekan lalu petugas mengangkut 2 ton sampah yang menyumbat saluran air di Pengasinan, Rawalumbu. “Kalau sampah tidak diangkut akan meyumbat gorong-gorong di bawah jembatan Pengasinan di dekat SPBU Jalan Pengasinan Raya,” tandasnya.

NCT/IP

 


comments