Produk Pulpen Lokal Tembus Pasar Eropa

16 Juli 2017 
33

JAKARTA - Di tengah ketatnya persaingan produk manufaktur, inovasi menjadi hal yang harus dilakukan para pelaku industri di Tanah Air agar bisa masuk ke pasar global. Salah satunya dilakukan PT Standardpen Industries.

Produsen pulpen lokal ini mampu menembus pasar ekspor produk alat tulis hingga kawasan Amerika dan Eropa. Naik turun bisnis pulpen lokal ini sempat dirasakan produsen yang memiliki pabrik di Tangerang tersebut.

CEO PT Standardpen Industries, Megusdyan Susanto mengemukakan, kebutuhan pulpen di Indonesia masih besar, artinya tetap dan tidak berkurang. Bahkan pertumbuhannya terus meningkat. 

"Standardpen yang pasti tetap meningkatkan dan menjaga kualitas, memperluas serta memperbaiki distribusi. Karena di Indonesia distribusi sangat penting. Marketing dan branding juga sangat penting, inovasi juga harus baru," ungkapnya saat ditemui KORAN SINDO di Kantornya, Jakarta.

Dia mengaku, setiap tahun standardpen bisa memproduksi 10 - 12 juta batang per tahun. Segmentasi juga beragam, ada yang murah dan mahal. 

"Kita juga masuk ke kategori baru seperti mewarnai. Untuk anak SD atau baru sekolah dan lainnya. Adapaun kapasitas produksi 100 juta batang per bulan," katanya.

Saat ini, Standardpen menguasi pangsa pasar Indonesia sekitar 50%. Segmentasinya juga cukup merata, ada anak sekolah dan kantor. Anak sekolah biasanya yang lebih teliti, jeli dan kritis.

Menurutnya, mereka (anak sekolah) kebutuhannya beragam, ada yang ingin ujungnya runcing, pulpen yang tulisannya tipis kemudian smooth dan intensitas anak sekolah biasanya tinggi.

Biasanya, produk yang paling digemari yakni pulpen AE 7 selain kualitasnya bagus, harganya juga terjangkau. "Standardpen juga sudah melakukan ekspor ke pasar Asia, Singapura, Malaysia, Thailand, Timor tengah, Eropa, dan Amerika. Persentase sekitar 20% yang di ekspor ke luar negeri," ujarnya. 

 

Sumber : sindonews


comments