Puluhan Ribu Siswa SD Tak Bisa Belajar di SMP Negeri Bekasi

04 Juli 2017 
142

BEKASI – Sebanyak 27.988 siswa lulusan Sekolah Dasar (SD) terancam tak bisa belajar di SMP Negeri. Sebab, kapasitas ruang kelas hanya tersedia 15 ribu siswa. Jumlah itu tidak sebanding dengan tahun kelulusan yang mencapai 42.988 siswa.

"Jumlah SMP negeri yang ada belum bisa menampung sebanyak 42.988 siswa yang ada," kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Krisman Irwandi. 

Krisman menambahkan, saat ini satu rombongan belajar (Rombel) dibatasi 40 siswa. Ditambah, jumlah SMP negeri yang ada di 12 kecamatan hanya 43 sekolah. Sehingga, daya tampungnya hanya 15 ribu peserta. "Satu sekolah hanya bisa menerima Rombel sembilan Rombel," imbuhnya.

Dia mengaku, penerimaan satu Rombel tahun 2017 lebih kecil ketimbang tahun 2016 lalu. Sebab, tahun lalu jumlah Rombel diberikan 44 siswa, namun sekarang ini dibatasi hanya 40 siswa. 

Krisman menjelaskan, pemberian Rombel ini sudah diputuskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Senin (3/7). Dimana, dengan keputusan tersebut Pemkot Bekasi mengisi satu rombel dengan 40 siswa. Padahal, sesuai Peraturan Mendikbud Nomor 17 Tahun 2017 tentang PPDB disebutkan dalam bab V bahwa SD dalam satu ruang kelas maksimal diisi 28 siswa, SMP maksimal diisi oleh 20-32 siswa dalam satu ruang kelas.

Atas faktor itu, kata Krisman, proses PPDB online sempat tertunda satu hari. Seharusnya dilaksanakan pada 3 Juli mundur menjadi 4 Juli 2017. "Ditunda satu hari kemarin karena menunggu balasan soal jumlah satu rombongan belajar ini, tapi sudah dimulai pagi ini," jelasnya.

NCT 


comments