Ratusan Orang di Bekasi Buta Huruf

24 Juni 2017 
85

BEKASI - Di Kota Bekasi, hingga kini masih banyak warga yang tidak bisa membaca dan menulis tulis atau biasa yang disebut buta aksara. Rata-rata usia mereka yang menyandang buta aksara lebih dari 40 tahun yang tersebar di tiap kecamatan. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Innayatullah mengatakan, untuk buta aksara didominasi oleh kalangan usia lanjut yakni usia diatas 40 tahun. Namun, untuk usia 0 sampai 21 tahun tidak ada sama sekali. “Kebanyakan yang buta huruf itu usia lanjut,” katanya. Inay menambahkan, mereka yang buta huruf sampai sekarang mencapai 105 orang. Dan sekarang telah mengikuti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Seluruhnya mereka akan mengikuti mata pelajaran untuk sekolah dasar. “Kalau mereka sama sekali belum sekolah, maka mereka belajar mata pelajaran SD di PKBN,” katanya. Rata-rata kata Inay, penyebab penyandang buta huruf itu karena faktor ekonomi. Mereka tidak dapat sekolah dulunya lebih banyak memilih bekerja untuk menghidupi keluarga. “Makanya mereka sekarang dilakukan pendampingan oleh PKBM yang jumlahnya mencapai 50 cabang di Kota Bekasi,” ujarnya. Namun, untuk mereka yang sudah menyelesaikan pendidikannya, Inay sudah menyiapkan berbagai cara. Salah satunya, para penyandang buta aksara ini dianjurkan untuk mengikuti ujian Paket A. "Mereka diberi kesempatan untuk menempuh pendidikan Paket A," katanya. IP


comments