Waduh, Stok Obat RSUD Kota Bekasi Menipis

13 Juni 2017 
72

BEKASI - Stok persediaan obat di RSUD Kota Bekasi masih menipis. Buktinya, bila ingin berobat pasien harus merelakan mencari obat ke sejumlah apotik. Pasalnya, pihak rumah sakit masih belum menyediakan pasokan obat keperluan banyak pasien. 

Minimnya persediaan obat RSUD diperkirakan imbas adanya utang piutang pihak rumah sakit ke distributor obat pada tahun 2016 lalu sebesar Rp 1 miliar. Akibatnya, pasokan obat dihentikan sebelum pihak rumah sakit membayar tunggakan tersebut.

"Obat tidak ada, saya bingung mau beli dimana. Apotik sendiri kan lokasinya jauh-jauh. Kalaupun ada yang dekat, tetap tidak punya stok obat," kata Surani, (45) salah satu keluarga pasien di RSUD Kota Bekasi.

Padahal, kata Rani, obat yang diperlukan sangat penting untuk kesehatan anaknya yang mengalami demam tinggi. Namun, selesa ditangani di Instalasi Gawat Darurat, dan dipersilahkan menebus obat di Apotek RSUD, malah tidak tersedia. "Bagaimana bisa menangani pasien yang cepat, kalau obatnya tidak ada," jelasnya.

Hal senada juga diutarakan, pasien lainnya, Fajar, (30). Menurutnya, dia harus kesulitan mencari obat untuk kesehatan istrinya. Namun, saat berobat ke RSUD, obat yang ingin ditebus malah tidak ada. "Saya malah beli obatnya di Apotek Buaran Jakarta Timur," katanya dengan nada kesal.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Kusnanto Saidi mengaku, belum mengetahui kasus minimnya pasokan obat RSUD. "Belum ada laporan yang datang ke saya. Nanti akan saya kordinasikan dengan direktur RSUD," ucapnya.

NCT


comments