PDAM Berseteru, Air Bersih Langka

03 Desember 2016 
5104

BEKASI –Perselisihan PDAM Tirta Bhagasasi dengan PDAM Tirta Patriot kian memuncak. Pasalnya, pihak patriot tidak akan membuka saluran air secara besar-besaran sebelum pihak Bhagasasi sepakat merubah MoU jual beli air curah. “Kami sudah kirimin surat ke Bhagasasi terkait perubahan MoU jual beli, tapi tak direspon sampai sekarang,” kata Direktur Utama, PDAM Tirta Patriot, Hendi Irawan. Hendi menambahkan, permintaan perubahan MoU itu setelah adanya rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait harga jual air curah. Dalam penilaian BPKP, disebutkan penjualan air ke PDAM Tirta Bhagasasi terlalu rendah dari harga pokok. “Makanya dengan penilaian BPKP seperti itu langsung kami kirimi surat perubahan MoU jual beli ke PDAM Tirta Bhagasasi,” katanya. Sayangnya, setelah dua pekan surat itu dikirim, tak ada jawaban. Atas sikap cuek pihak PDAM Tirta Bhagasasi, Hendi kemudian melakukan pengurangan debit air yang dipakai Tirta Bhagasasi. “Bukannya pemutusan, tapi hanya dikurangi,” jelasnya. Menurut Hendi, harga jual air curah ke PDAM Tirta Bhagasasi, sangat murah, yakni Rp 3000 per  meter kubik. Padahal, saat dilakukan penjualan dengan harga Rp 6000 sangat antusias sekali. Dan menurutnya, penjualan itu sangat menguntungkan. “Kita bicara bisnis itu sangat menguntungkan. Apalagi, harga yang kita jual masih dibawah pasaran,” jelasnya. (put)  


comments