Tak Terima Disegel, Dishub Adu Mulut dengan Pengembang

17 November 2016 
287

BEKASI - Adu mulut antara petugas Dinas Perhubungan dengan pengembang perumahan elit tak bisa dihindarkan saat proses penyegelan lahan titik parkir Central Park, Harapan Indah, Rabu (16/11/2016) kemarin. Pihak pengembang klaim lahan parkir tersebut masih wewenangnya. “Fasilitas social (Fasos) dan Fasilitas Umum (Fasum) belum diberikan ke Pemerintah Kota Bekasi. Jadi sepenuhnya masih milik HDP,” kata kuasa hukum PT Hasana Damai Putra (HDP) Fajar Setia Kusuma. Meski mendapat perlawanan, namun petugas tetap mengeksekusi 22 titik parkir kendaraan roda empat di lokasi Central Park. Petugas tidak peduli dengan penolakan pihak pengembang tersebut. Petugas lalu membentangkan spanduk bertuliskan 'Pengelolaan Parkir Ini Disegel' di pintu keluar mobil. Bahkan beberapa stiker segel ditempel petugas di mesin dan loket pembayaran karcis. Sementara itu, Kepala Dishub Kota Bekasi Yayan Yuliana mengatakan, apabila ada keberatan pihak swasta dipersilahkan melayangkan surat resmi ke Pemerintah Kota Bekasi terkait penyegelan itu. Karena menurut dia, parkir ini ilegal setelah berada di lahan prasarana dan sarana utilitas (PSU) milik pemerintah daerah. Hal itu dibuktikan, setelah petugas Dinas Tata Kota Bekasi mengecek kelengkapan administrasinya. (put)


comments