Polisi Tangkap Oknum TNI Gadungan

02 September 2016 
258

  BEKASI - Anggota TNI AD gadungan berpangkat Letnan Satu ditangkap unit Reskrim Polresta Bekasi Kabupaten, Rabu (30/8/2016). Dengan gaya sebagai anggota TNI, pelaku berinisial NAR, 44 ini melakukan penipuan dengan meminta uang sebagai syarat meloloskan warga yang ingin menjadi perwira dan Bintara TNI. “Pelaku mengiming-imingi korbannya dapat membantu warga menjadi perwira dan bintara TNI. Asalkan memberikan uang Rp 85 juta,” kata Kapolresta Bekasi Kabupaten, Kombes Awal Chaerudin. Awal menambahkan, lantaran janji pelaku, korban berinisial H, 45, terlena dengan bualannya. Tak lama, korban akhirnya mendaftarkan anaknya untuk ikut ujian TNI. Sesudah itu, pelaku pun meminta uang sebesar Rp 65 juta untuk memuluskan keinginan korban. “Korban lalu mentransfer uang sebesar Rp 60,5 juta pada 26 Agustus 2016 untuk proses penerimaan seperti tes tertulis dan fisik,” jelasnya. Sebenarnya, kata Awal, korban sempat curiga dengan gelagat pelaku karena NAR tidak bisa menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) TNI AD. Namun karena anak korban sangat menginginkan menjadi anggota TNI, maka rasa curiga tersebut diacuhkan. “Pelaku sempat diminta untuk menunjukkan KTA, namun selalu berkelit,” ucapnya. Sesuadah mentransfer uang tersebut, kata Awal, anak korban tak kunjung mengikuti proses seleksi. Soalnya, korban H harus mentransfer nominal yang diminta pelaku sebesar Rp 85 juta. Korban kemudian membayar sisa kekurangan sebesar Rp 24,5 juta secara bertahap melalui transfer ke rekening pelaku. Rupanya rasa curiga korban H semakin kuat, ketika sang anak tidak kunjung mengikuti uji tes fisik dan tulis yang dijanjikan pelaku. Atas dasar itulah, korban melaporkan kasus dugaan penipuan tersebut ke Mapolsek Tambun. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan hukuman penjara di atas lima tahun. (ip)  


comments