Alasan Kenaikan Berat Wanita Pasca Kehamilan

12 Agustus 2015 
3008

JAKARTA - Kehamilan adalah suatu proses yang rumit dalam ilmu kedokteran. Setiap pasangan pun pada saat mengalami masa kehamilan berupaya memperhatikan tahap perkembangan bayi mereka, namun terkadang kesehatan si ibu hamil akan diabaikan. Hal penting bagi setiap wanita hamil untuk mengikuti tips kesehatan dan tahu mengenai perawatan setelah persalinan. Mulai dari makanan bergizi, konsultasi dengan dokter tepat waktu, dan prospek yang paling penting positif. Kehamilan memberikan pengalaman kepada wanita, termasuk berbagai perubahan dalam tubuhnya. Melahirkan sebuah kehidupan baru tidak mudah, karena perubahan metabolisme tubuh untuk sebagian besar. Karenanya sering terjadi kecemasan akan perubahan bentuk tubuh pasca melahirkan, sebab dampak dari proses metabolik dan perubahan gaya hidup wanita kadang-kadang menjadi gemuk setelah kehamilan. Bahkan sulit untuk menurunkannya lagi, nah bagaimana agar berat badan stabil setelah kehamilan dan melahirkan, berikut ulasannya sebagaimana dikutip dari Boldsky . 1. Ukur Kalori Tubuh Perlu dicatat bahwa kebiasaan ketika seorang wanita hamil, dia mengonsumsi dua kali lipat jumlah makanan. Sementara itu adalah mitos bahwa wanita hamil harus makan cukup untuk memberi makan dua orang, sedikit tambahan kalori yang diperlukan untuk menjaga kesehatan. 2. Diet Sehat dan Bergizi Diet memainkan peran penting dalam mengatasi efek pasca-melahirkan. Itu sangat dianjurkan untuk mengikuti diet sehat dan bergizi selama kehamilan untuk kesehatan yang lebih baik bagi bayi dan ibu. Mengonsumsi makanan sampah yang berlemak dan tinggi gula justru menambahkan kilogram timbangan adalah salah satu alasan utama mengapa beberapa wanita menjadi gemuk setelah kehamilan. 3. Cukup Tidur Minimal enam jam tidur adalah harus diupayakan. Kurang tidur membuat wanita hamil meningkat berat badannya dan menjadi gemuk. Jika Anda mencari alasan mengapa beberapa wanita menjadi gemuk setelah kehamilan, malam tanpa tidur adalah salah satu alasan utama. 4. Hindari Stres Meskipun mengikuti diet yang disiplin, stres bisa dicegah. Namun pada umum untuk ibu baru akan mengalami stres karena gaya hidupnya berubah total. Karena stres yang berlebihan, hormon stres tertentu yang dilepaskan yang menyebabkan kenaikan berat badan secara signifikan. Jika Anda seorang ibu baru, sebaiknya bisa santai dan menikmati momen baru menjadi seorang ibu. 5. Hypothyroidism Hypothyroidism dapat menjadi salah satu penyebab di balik mengapa beberapa wanita menjadi gemuk setelah kehamilan. Sekresi hormon tiroid rendah membuat wanita mendapatkan berat badan setelah kehamilan. 6. Kurang Latihan Wanita hamil disarankan untuk mengikuti latihan ringan secara rutin setiap hari misalnya latihan peregangan, yoga dan berjalan selama tiga puluh menit. Kurang olahraga adalah penyebab yang sangat umum mengapa wanita mengalami berat badan setelah kehamilan. 7. Berat Badan Akibat Diabetes Jika seorang wanita hamil menderita diabetes, diperlukan perawatan yang optimal dan perhatian medis khusus. Karena diabetes menyebabkan kelaparan pada wanita hamil. Perawatan harus dilakukan saat mengonsumsi makanan, misalnya makan tidak terlalu banyak karena akan menyebabkan komplikasi lebih lanjut seperti obesitas.(SINDOnews)


comments